Manfaat ‘Manis’ Dibalik Pahitnya Daun Pepaya

Berbeda dengan buahnya yang memiliki rasa manis dan segar, daun pepaya sudah dikenal memilki rasa pahit. Meskipun rasanya pahit, namun siapa sangka banyak manfaat yang baik untuk kesehatan kita. Pohon pepaya yang memiliki Nama latin Carica Papaya, bisa tumbuh dengan subur di tanah Indonesia. Daun pepaya dapat dinikmati dengan diolah menjadi sayur, diantaranya yang populer adalah buntil daun pepaya, tumis daun pepaya atau bisa juga dikukus dan dijadikan lalapan.

Daun pepaya mengandung enzim papain dan chymopapain yang dapat memecah rantai protein keras seperti pada daging merah. Selain bisa dipakai sebagai trik untuk mengempukkan daging, enzim yang terkandung dalam daun pepaya ini juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah perut kembung.
Gaya Hidup

Seperti mengutip di halaman Times of India, berikut beberapa manfaat dari daun pepaya yang bisa kita dapatkan:

1. Membersihkan pori-pori

Jus daun pepaya dapat dijadikan masker alami wajah. Saat dioleskan pada kulit, jus daun pepaya dapat membuka pori-pori yang tersumbat, di samping membuat wajah terasa lebih lembab. Bila digunakan secara teratur dua kali seminggu, masker jus daun pepaya dapat membantu membersihkan jerawat dan mengatasi minyak berlebih di wajah.

2. Pengusir ketombe

Daun pepaya yang ditumbuk dapat menjadi cara alami untuk mendapatkan kulit kepala yang sehat. Caranya, ambil daun pepaya segar lalu tumbuk kasar atau cukup hancurkan dengan jari-jari. Aplikasikan pada rambut sebelum menggunakan sampo. Gosok perlahan pada kulit kepala selama 5 menit lalu diamkan sejenak. Masker rambut daun pepaya dapat menghilangkan minyak di kulit kepala, kotoran di akar rambut, melembabkan kulit kepala, yang akhirnya mencegah pembentukan ketombe.

3. Kurangi kolesterol jahat

Rebusan daun pepaya yang disantap sebagai lalap dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dalam darah yang akhirnya menurunkan total kolesterol dalam darah. Lalap daun pepaya dapat menjadi pilihan saat Anda menikmati makanan yang berpotensi meningkatkan kolesterol, seperti olahan seafood, daging kambing berlemak, atau makanan dengan olahan santan.

4. Atasi masalah pencernaan

Untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan mengatasi masalah seperti perut kembung, mulas, serta sembelit, disarankan untuk mengonsumsi daun pepaya segar dengan cara dijus. Daun pepaya segar kaya akan papain, cimopapain, dan serat esensial yang baik bagi kesehatan pencernaan.

5. Kurangi risiko diabetes

Daun pepaya mengandung enzim yang mempengaruhi produksi insulin dalam tubuh sehingga mampu menjaga kadar gula darah pada orang yang berisiko alami pradiabetes. Selain itu, antioksidan yang tinggi juga dapat menjaga kesehatan organ hati dan ginjal yang sama-sama berperan dalam mengatur kadar gula dalam darah. Namun, tingkat enzim dan antioksidan akan lebih tinggi bila Anda menikmati daun pepaya mentah atau direbus dalam waktu singkat.

6. Tingkatkan trombosit

Daun pepaya segar mengandung senyawa papain serta carocain yang dapat meningkatkan trombosit dan mengurangi infeksi pada penderita demam berdarah. Untuk merasakan manfaat daun pepaya yang efektif, konsumsi 25 ml jus daun pepaya sebanyak 2 kali sehari. Untuk membuat jus, ambil 5-10 lembar daun pepaya muda lalu cuci bersih dengan air mengalir. Masukkan daun pepaya dan air dalam blender. Saring menggunakan kain saring agar airnya dapat diminum dengan mudah.

7. Kurangi keram perut

Mengonsumsi daun pepaya, baik sebagai jus atau masakan, cukup disarankan bagi wanita yang sedang haid.

(Noe)

About agrikita

Check Also

Ini Dia Tanaman yang Cocok untuk Roof Garden

Keterbatasan lahan di perkotaan untuk bercocok tanam bisa diatasi dengan metode roof garden. Ya, kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *