Kacang Macadamia, Kacang Termahal di Dunia

Jenis kacang ini mungkin tak banyak dikenal di Indonesia. Tapi tahukah kamu, kacang macadamia menyandang status sebagai kacang termahal di dunia. Kenapa bisa mahal? Karena kacang ini tidak didapatkan dengan mudah. Pasalnya pohon Macadamia membutuhkan waktu 7-10 tahun lamanya sebelum menghasilkan kacang. Kacang macadamia juga memiliki kulit yang sangat keras, membuatnya berbeda dari kacang pada umumnya. Rasanya juga khas, gurih dan renyah.

Kacang macadamia dihargai sangat mahal bukan hanya karna rasa yang lembut, tetapi juga karena minyak yang dihasilkan. Biji kacang macadamia dapat menghasilkan minyak hinggal 80 persen. Minyak ini berguna untuk kosmetik, terutama untuk produk perawatan kulit, karena merupakan alternatif untuk pelembab extra untuk kulit.

Panen pertama macadamia memang bisa sampai 10 tahun masa tanam. Namun, pohon ini dapat tetap produktif dan bisa hidup hingga ratusan tahun. Rata -rata 1 pohon macadamia bisa menghasilkan 20 -25 kg kacang dan panen 4 bulan sekali.

Syarat tumbuh pohon kacang macadamia

Sebagai tumbuhan subtropics, macadamia hanya tumbuh baik di dataran tinggi Indonesia. Dataran tinggi Ijen, Cibodas, dan Lembang merupakan kawasan dataran tinggi, dengan elevasi lebih dari 1000 meter diatas permukaan laut (dpl). Tanah vulkanis juga baik untuk tumbuhnya pohon macadamia. Dan sebaiknya pohon macadamia ditanam bukan di daerah yang berangin kencang karena akarnya dangkal dan mudah tumbang apabila diterjang angin.

Walaupun ada 8 spesies tanaman macadamia, hanya ada 2 spesies saja yang mampu menghasilkan kacang spektakuler ini, yaitu macadamia integrifolia dan macadamia tetraphylla. Kedua spesies tersebut berada di Australia. Sementara spesies-spesies macadamia yang lain, bijinya tidak bisa dimakan. Bahkan, ada juga yang bijinya justru beracun.

Manfaat Macadamia

Jika dikomsumsi, kacang macadamia dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti dapat menjaga bakteri baik pada usus, melancarkan pencernaan, melancarkan buang air besar, dan menyehatkan organ jantung. Studi terakhir menyebutkan, mengonsumsi sekitar 40 gr kacang makadamia (setara 305 kalori), kolesterol total dan kolesterol “jahat” LDL dalam tubuh menurun hingga 9% dalam waktu 5 minggu.

Selain dapat menghaluskan kulit, ternyata minyak ini mampu meredakan peradangan pada kulit. Tak terkecuali peradangan yang disebabkan oleh jerawat atau pun iritasi. Zat anti peradangan pada kacang Macadamia ternyata dapat meredakan dan mempercepat proses pemulihan kulit sehingga cocok untuk mengatasi kulitmu yang terbakar.

Kacang Macadamia juga sangat cocok untuk kamu yang sedang diet dan mengurangi makan banyak. Kacang macadamia bisa jadi pilihan buat camilan sehatmu. Sebab kandungan serat yang tinggi di dalamnya, bisa membantumu memperlancar BAB dan mengatasi makananmu yang kurang berserat. Kandungan serat sehat dalam 40 gr kacang macadamia adalah 3,5 gr.

Jadi, meskipun harganya yang mahal, tapi manfaat yang terkandung di dalamnya bagus untuk kesehatan, baik dengan mengonsumsinya langsung atau mengaplikasikan minyak esensial yang berasal dari kacang macadamia. Untuk kamu yang tertarik mengonsumsinya, kacang macadamia dijual sekitar Rp300.000—Rp400.000 per kilogramnya. Harga yang cukup tinggi bukan?

(Noe)

About agrikita

Check Also

Manfaat ‘Manis’ Dibalik Pahitnya Daun Pepaya

Berbeda dengan buahnya yang memiliki rasa manis dan segar, daun pepaya sudah dikenal memilki rasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *