Keutamaan Bertani dalam Islam

Sering dipandang sebelah mata, ternyata petani adalah profesi yang mulia. Mengapa? karena orang yang bertani telah memberikan banyak manfaat bagi sesamanya maupun makhluk hidup lainnya. .

Melalui pertanian, dijelaskan tentang kekuasaan Allah sebagai satu-satunya pencipta yang menguasai unsur air, mengubahnya menjadi air hujan, lalu menurunkannya ke bumi untuk menghidupi berbagai macam tanaman yang dipergunakan bagi kelangsungan makhluk hidup.

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak.” (QS al-An’am [6]: 99).

Bidang pertanian juga merupakan salah satu dari sekian pekerjaan halal yang diutamakan dan disukai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dalam Al Quran Allah berfirman:

“Kami menjadikan (di atas muka bumi ini tempat yang sesuai untuk dibuat) ladang-ladang kurma dan anggur. Kami pancarkan banyak mata air (di situ). Tujuannya supaya mereka boleh mendapat rezeki daripada hasil tanaman tersebut dan tanam-tanaman lain yang mereka usahakan. Adakah mereka berasa tidak perlu bersyukur?.” (QS: Yasin : 34-35)

Pepatah Arab mengatakan, “Alfallaahu sayyidul bilaadi wa maalikuhu-l-haqiiqi.” (seorang petani adalah tuan dari sebuah Negara dan pemilik wilayah yang sesungguhnya)

Bertani adalah sedekah

Dari Jabir bin Abdullah ra., Rasulullah pernah bersabda :

“Tidaklah seorang muslim menanam suatu pohon melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Muslim)

Dan dari Anas bin Malik ra. dia berkata bahwa Rasulullah SAW. pernah bersabda :

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian pohon atau tanaman itu dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Bukhari)

Dari beberapa dalil diatas dapat kita ketahui, bahwa menurut Islam bertani merupakan sedekah bagi seorang petani muslim.

Perawi hadits, Abu Hurairah juga dikenal menyukai aktivitas bercocok tanam. Tidak hanya bersifat zuhud dan ahli ibadah, para sahabat nabi juga tidak mengabaikan urusan duniawi. Tak terkecuali berikhtiar untuk kelangsungan hidup segenap makhluk melalui pertanian.

(Noe)

About agrikita

Check Also

Manfaat ‘Manis’ Dibalik Pahitnya Daun Pepaya

Berbeda dengan buahnya yang memiliki rasa manis dan segar, daun pepaya sudah dikenal memilki rasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *