Urban Farming, Solusi Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga

Tren pertanian perkotaan (urban farming) meningkat beberapa tahun terakhir. Urban farming bisa menggunakan media tanam apa saja, salah satunya dengan teknik hidroponik. Sebuah solusi bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan dengan menggunakan larutan mineral bernutrisi atau bahan lainnya yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu, dan sebagainya.

Pada dasarnya berkebun itu tak harus dilakukan di sebuah lahan besar dan menggunakan media tanah. Urban farming merupakan pertanian yang memanfaatkan lahan pekarangan di kota, termasuk rumah dan perkantoran sebagai salah satu solusi untuk penguatan ketahanan pangan keluarga.

Urban farming mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga seperti aneka umbi, sayuran, buah, serta budidaya ternak dan ikan sebagai tambahan untuk ketersediaan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, dan protein bagi keluarga pada suatu lokasi kawasan perumahan/warga yang saling berdekatan. Dengan demikian akan dapat terbentuk sebuah kawasan yang kaya akan sumber pangan yang diproduksi sendiri dalam kawasan tersebut dari optimalisasi pekarangan. Pendekatan pengembangan ini dilakukan dengan mengembangkan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture). Antara lain dengan membangun kebun bibit dan mengutamakan sumber daya lokal disertai dengan pemanfaatan pengetahuan lokal (local wisdom) sehingga kelestarian alam pun tetap terjaga.

Manfaat lain yang didapat kaum urban dengan melakukan Urban farming adalah terciptanya ketahanan dan kemandirian pangan dan gizi keluarga, meningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, mendukung diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, ikut serta dalam kegiatan ramah lingkungan (mengurangi jejak karbon dan pemanfataan barang bekas) dan sebagai kebun bibit sekaligus pelestarian tanaman pangan, ternak, dan tanaman obat untuk masa depan. Yuk, kita ber- Urban farming!

About agrikita

Check Also

Manfaat ‘Manis’ Dibalik Pahitnya Daun Pepaya

Berbeda dengan buahnya yang memiliki rasa manis dan segar, daun pepaya sudah dikenal memilki rasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *